Sabtu, 15 Juni 2013

Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa

Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa

Berikut adalah hal yang di sunnahkan bagi orang yang berpuasa :

  1. Menyegerakan berbuka, ketika matahari sudah jelas-jelas terbenam dan menjelang shalat, maka disunnahkan untuk segera berbuka. Merujuk pada sabda Nabi : "Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan diri berbuka puasa" (Muttafaq 'alaih). Annas r.a juga menuturkan : "Nabi SAW tidak pernah shalat maghrib sebelum berbuka puasa, meskipun hanya dengan seteguk air" (HR Tirmidzi).
  2. Berbuka dengan buah kurma. Disunnahkan juga berbuka dengan jumlah yang ganjil : tiga, lima atau tujuh, merujuk pada penuturan Annas bin Malik : "Rasulullah selalu berbuka puasa dengan menu kurma-kurma matang (ruthab) sebelum shalat. Jika tidak ada maka dengan beberapa buah kurma kering (tamar). Dan jika tidak ada juga, beliau berbuka dengan beberapa teguk air." (HR Ad-Daruquthni). Menurut data medis, zat gula dan air merupakan asupan pertama yang dibutuhkan tubuh orang puasa setelah berpuasa selama beberapa waktu.  Sebab kekurangan gula dalam tubuh dapat menyebabkan kesempitan tenggorokan dan kekacauan fungsi syaraf, sementara kekurangan air dalam tubuh dapat menyebabkan kelemahan tubuh dan penurunan daya tahanya, sehingga tiddak mampu  menjalankan fungsi-fungsinya secara maksimal.
  3. Berdoa ketika hendak berbuka.  tidak ada dalil yang pasti dan shahih tentang doa berbuka puasa. Sebagian ada yang membid'ahkan doa yang biasanya kerap dibaca. Namun untuk lebih mudahnya, hendak kita berdoa dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim"
  4. Mengakhirkan makan sahur. Sahur adalah sebagian dari sunnah puasa karena didalamnya terdapat barokah seperti yang Rasulullah terangkan dalam sabdanya : "Sahurlah, kerena sesunggunya di dalam sahur itu terdapat barokah". Waktu sahur dimulai dari awal sepertiga malam terakhir, dan semakin mundur semakin baik (afdhal), selama tidak ragu-ragu akan tibanya fajar. Nabi bersabda : "Sesungguhnya sebaik-baik hal yang membedakan antara puasa kita dan puasa ahlulkitab adalah makan sahur." (Muslim, At-Tirmidzi, Abu Daud dan An-Nasai)
  5. Meninggalkan pembicaraan terburuk dan tercela. Jika sampai mengakibatkan dosa, maka hukumnya sudah haram dan wajib ditinggalkan, misalnya Ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), bohong dan hal-hal yang di haramkan lainya. Hal ini didasarkan atas dalil Nabi "Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya (selama berpuasa), maka Allah tidak membutuhkan (jerih payahnya berpuasa) meninggalkan makanan dan minuman." (HR Al-Bukhari dan Abu Daud).


Info terbaru => Tempat hosting termurah terbaik di Indonesia. http://kunciketaqwaan.blogspot.com/2013/06/anekahosting.com-web-hosting-murah-terbaik-di-indonesia.html


Keywords:
sunnah dalam puasa ramadhan, yang disunnahkan ketika berpuasa, apa yang disunnahkan ketika puasa, sunnah-sunnah puasa ramadhan, puasa dibulan ramadhan, sunnah yang dilakukan ketika berpuasa. Sunnah puasa.

1 komentar: