Membaca AlQuran Untuk Mayat

Pendapat yang paling Kuat menyatakan bahwa membaca alquran untuk orang yang telah minggal adalah bid'ah dan pahalanya tidak akan sampai kepada si mayit.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Mengingat Mati

Kematian merupakan persinggahan pertama manusia di alam akhirat. Al Qurthubiy berkata dalam At Tadzkirah, “Kematian ialah terputusnya hubungan antara ruh dengan badan, berpisahnya kaitan antara keduanya, bergantinya kondisi, dan berpindah dari satu negeri ke negeri lainnya.” Yang dimaksud dengan kematian dalam pembahasan berikut ini adalah al maut al kubra, sedangkan al maut ash shughra sebagaimana dimaksud oleh para ulama, ialah tidur. Allah Ta’ala berfirman yang artinya, “Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahan jiwa (orang) yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu yang ditentukan.” (QS. Az Zumar : 42)[1]
Orang yang Cerdas
Orang yang cerdas adalah orang yang tahu persis tujuan hidupnya. Kemudian mempersiapkan diri sebaik-baiknya demi tujuan tersebut. Maka, jika akhir kesempatan bagi manusia untuk beramal adalah kematian, mengapa orang-orang yang cerdas tidak mempersiapkannya?
Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, ‘Yang paling baik akhlaqnya’. Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.’ (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy. Syaikh Al Albaniy dalam Shahih Ibnu Majah 2/419 berkata : hadits hasan)[2]
Pemutus Segala Kelezatan
Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu beliau berkata, “Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Perbanyaklah mengingat pemutus segala kelezatan’, yaitu kematian. (HR. At Tirmidzi, Syaikh Al Albaniy dalam Shahih An Nasa’iy 2/393 berkata : “hadits hasan shahih”)
Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilaly hafizhahullah menjelaskan perihal hadits di atas, “Dianjurkan bagi setiap muslim, baik yang sehat maupun yang sedang sakit, untuk mengingat kematian dengan hati dan lisannya. Kemudian memperbanyak hal tersebut, karena dzikrul maut (mengingat mati) dapat menghalangi dari berbuat maksiat, dan mendorong untuk berbuat ketaatan. Hal ini dikarenakan kematian merupakan pemutus kelezatan. Mengingat kematian juga akan melapangkan hati di kala sempit, dan mempersempit hati di kala lapang. Oleh karena itu, dianjurkan untuk senantiasa dan terus menerus mengingat kematian.”[3]
Dan Merekapun Ingin Kembali
Sebaliknya orang-orang yang semasa hidupnya sangat sedikit mengingat mati, dari kalangan orang-orang kafir dan mereka yang tidak menaati seruan para Rasul, akan meminta tangguh dan udzur ketika bertemu dengan Rabb mereka kelak di akhirat. Inilah penyesalan yang paling mendalam bagi manusia yang tidak mengingat kematian.
“Dan berikanlah peringatan kepada manusia terhadap hari (yang pada waktu itu) datang adzab kepada mereka, maka berkatalah orang-orang yang dzalim: “Ya Rabb kami, beri tangguhlah kami (kembalikanlah kami ke dunia) walaupun dalam waktu yang sedikit, niscaya kami akan mematuhi seruan Engkau dan akan mengikuti rasul-rasul. (Kepada mereka dikatakan): “Bukankah kamu telah bersumpah dahulu (di dunia) bahwa sekali-kali kamu tidak akan binasa?” (QS. Ibrahim : 44)
“Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Wahai Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian) ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan termasuk orang-orang yang shaleh? Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Munafiqun : 10-11)
“(Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “ Wahai Rabb-ku kembalikanlah aku (ke dunia). Agar aku berbuat amal shaleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja.” (QS. Al Mu’minun : 99-100)[4]
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa’diy berkata mengenai ayat dalam Surat Al Mu’minun, “Allah Ta’ala mengabarkan keadaan orang-orang yang berhadapan dengan kematian, dari kalangan mufrithin (orang-orang yang bersikap meremehkan perintah Allah -pent) dan orang-orang yang zhalim. Mereka menyesal dengan kondisinya ketika melihat harta mereka, buruknya amalan mereka, hingga mereka meminta untuk kembali ke dunia. Bukan untuk bersenang-senang dengan kelezatannya, atau memenuhi syahwat mereka. Akan tetapi mereka berkata, ‘Agar aku berbuat amal shaleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan.” Beliau kembali menjelaskan, “Apa yang mereka perbuat tidaklah bermanfaat sama sekali, melainkan hanya ada kerugian dan penyesalan. Pun perkataan mereka bukanlah perkataan yang jujur, jika seandainya mereka dikembalikan lagi ke dunia, niscaya mereka akan kembali melanggar perintah Allah.”[5]
Pendekkan Angan-Anganmu!
Sikap panjang angan-angan akan membuat seseorang malas beramal, mengira hidup dan umur mereka panjang sehingga menunda-nunda dalam beramal shalih.
Dari Ibnu Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu beliau berkata, “Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam membuat segi empat, kemudian membuat garis panjang hingga keluar dari persegi tersebut, dan membuat garis-garis kecil dari samping menuju ke tengah. Kemudian beliau berkata, ‘Inilah manusia, dan garis yang mengelilingi ini adalah ajalnya, dan garis yang keluar ini adalah angan-angannya. Garis-garis kecil ini adalah musibah dalam hidupnya, jika ia lolos dari ini, ia akan ditimpa dengan ini, jika ia lolos dari ini, ia akan ditimpa dengan ini.” (HR. Bukhari, lihat Fathul Bari I/236-235)
Dari Anas beliau berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Setiap anak Adam akan menjadi tua dan hanya tersisa darinya dua hal: ambisi dan angan-angannya”[6]
Oleh karena itu, di antara bentuk dzikrul maut adalah memperpendek angan-angan, dan tidak menunda-nunda dalam beramal shalih.
Dari Ibnu Umar radliyallaahu ‘anhuma ia berkata : Rasulullah shallallaahu ’alaihi wa sallam pernah memegang pundak kedua pundakku seraya bersabda : “Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “. Ibnu Umar berkata : “Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu”. (HR. Al-Bukhari, lihat Al Fath I/233)
Faktor-Faktor yang Dapat Mengingatkan Kematian
[1] Ziarah kubur, Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berziarah kuburlah kalian sesungguhnya itu akan mengingatkan kalian pada akhirat” (HR. Ahmad dan Abu Daud dan dishahihkan oleh Al Albani)[7]
[2] mengunjungi mayit ketika dimandikan dan melihat proses pemandiannya
[3] menyaksikan proses sakaratul maut dan membantu mentalqin
[4] mengantar jenazah, menyolatkan, dan ikut menguburkannya
[5] membaca Al Qur’an, terutama ayat-ayat yang mengingatkan kepada kematian dan sakaratul maut. Seperti firman Allah Ta’ala yang artinya, “Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya” (QS. Qaaf : 19)
[6] merenungkan uban dan penyakit yang diderita, karena keduanya merupakan utusan malaikat maut kepada seorang hamba
[7] merenungkan ayat-ayat kauniyah yang telah disebutkan Allah Ta’ala sebagai pengingat bagi hamba-hambaNya kepada kematian. Seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, banjir, tanah longsor, badai, dan sebagainya
[8] menelaah kisah-kisah orang maupun kaum terdahulu ketika menghadapi kematian, dan kaum yang didatangkan bala’ atas mereka
Faidah Mengingat Kematian

Di antara faidah mengingat kematian adalah : [1] memotivasi untuk mempersiapkan diri sebelum terjadinya kematian; [2] memendekkan angan-angan, karena panjang angan-angan merupakan sebab utama kelalaian; [3] menjadikan sikap zuhud terhadap dunia, dan ridha dengan bagian dunia yang telah diraih walaupun sedikit; [4] sebagai motivasi berbuat ketaatan; [5] sebagai penghibur seorang hamba tatkala memperoleh musibah dunia; [6] mencegah dari berlebih-lebihan dan melampaui batas dalam menikmati kelezatan dunia; [7] memotivasi untuk segera bertaubat dan memperbaiki kesalahan yang telah diperbuat; [8] melembutkan hati dan mengalirkan air mata, mendorong semangat untuk beragama, dan mengekang hawa nafsu; [9] menjadikan diri tawadhu’ dan menjauhkan dari sikap sombong dan zhalim dan; [10] memotivasi untuk saling memaafkan dan menerima udzur saudaranya.[8]

Selasa, 16 Juli 2013

HUKUM MEMBACA ALQURAN UNTUK ORANG YANG TELAH MENINGGAL

Membaca Al-Qur'an untuk orang meninggal

Ada perbedaan pendapat tentang hukum membacakan alquran untuk orang yang telah meninggal,
Pendapat pertama : Imam Ahmad bin Hambal , Imam Hanafi, dan Maliki dari para mutaakhirin mangatakan bahwa membaca Al-Qur'an untuk orang yang telah meninggal pahalanya akan sampai. Bahkan Imam Bahuti mengatakan terdapat ijma' dari para ulama berdasarkan nash-nash yang menunjukan akan hal itu. Dalil mereka kalau membaca Al-Quran akan sampai kepada orang meninggal adalah Qiyas (analogi) dari sedekah, haji dan puasa, disebutkan dalam hadis bahwa bersedekah, haji dan puasa untuk orang meninggal pahalanya akan sampai. Dalam sebuah hadis ditrerangkan :

 اِنَّ اُمِّى اُفْتٌلِيَتْ (ماَتَتْ فُجْأَةً) وَاَرَاهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ, فَهَلْ َلَهَا اَجْرٌ اِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ : نَعَمْ - متفق عليه

"Sesungguhnya ibu saya telah meninggal, dan saya mengetahui kalau seandainya dia berbicara pasti dia akan bersedekah, maka apakah dia akan mendapatkan pahala jika saya bersedekah untuknya? Rasul berkata: Iya" (Muttafaq 'Alaih)

Hadis diatas menerangkan bahwa sedekah untuk orang yang telah meninggal akan sampai pahalanya. Maka dikiaskan bahwa membaca Al-Qur'an untuk orang yang telah meninggal akan sampai pahalanya.  Kemudian ada lagi sebuah hadis yang menyatakan:

اِقْرَؤُا يس عَلَى مَوْتكُمْ

"Bacakan YaSin untuk orang yang meninggal.."
akan tetapi derajat hadis ini Dhoif (lemah) dan sanadnya Mutdarib.

Pendapat kedua : Imam Syafi'i mengatakan bahwa membacakan untuk orang yang telah meninggal pahalanya tidak akan sampai, dengan mengambil dalil dari surat An Najm ayat 39:

 وَلَيْسَ لِلاِنْسَانِ الاَّ ماَ سَعَى

"Tidaklah menusia itu mendapatkan kecuali atas apa yang ia usahakan" (QS An Najm:39)
Maka si mayit tidaklah akan mendapatkan pahalanya karena itu bukan amalan si mayit. Kecuali puasa, sedekah dan haji, itu karena terdapat dalil tersendiri yang menerangkannya. 

Rasulullah SAW adalah seorang yang paling sayang kepada umatnya, namun kenapa beliau tidak pernah mengajarkan untuk mengajarkan membacakan alquran untuk umatnya yang telah meninggal?? Jika membacakan AlQuran untuk orang yang telah meninggal adalah sebuah amal kebaikan dan mampu menolong / memberikan manfaat kepada si Mayit, pastilah Rasulullah mengajarkannya kepada umatnya. 
Suatu malam Rasulullah pernah diperintahkan untuk berziarah kubur, kemudian diikuti oleh Aisyah dari belakang, namun Aisyah sama sekali tidak mendengar Rasulullah membacakan AlQuran. Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah, "Wahai Rasul, apakah yang harus saya baca ketika berziarah kubur? Rasul berkata: katakanlah Assalamu'alaikum Yaa Ahla Diyar".
Tidak pernah Rasul mengajarkan untuk membacakan AlQuran untuk orang yang telah meninggal, adapun jika ada yang berdalil bahwa membacakan AlQuran untuk orang meninggal Qiyas dari sedekah, haji dan puasa, itu adalah salah. Karena IBADAH terbatas padanya Nash, dan tidak berlaku untuk Qiyas atau Ro'yu.
Rasulullah SAW bersabda :

مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ اَمْرُناَ فَهُوَ رَدٌّ

"Barang siapa melakukan suatu amalan yang tidak ada perintahku atasnya, maka amalan itu tertolak (tidak diterima amalnya)"


keywords:
membaca alquran untuk orang mati, hukum membaca alquran untuk orang yang telah meninggal, hukum baca yasinan untuk orang meninggal, hukum yasinan, membaca alquran untuk mayit, apakah pahala membacakan alquran untuk orang meninggal akan sampai, tidak akan sampai pahala bacaan alquran untuk orang yang telah meninggal.HUKUM MEMBACA ALQURAN UNTUK ORANG YANG TELAH MENINGGAL

Kamis, 20 Juni 2013

Hikmah Puasa

Hikmah puasa, Hikmah puasa terangkum dalam penutup ayat-ayat pertama tentang puasa, yaitu firman Allah, "Agar kamu bertaqwa". Disini Allah Azza wa Jalla tidak berfirman : "Agar kamu sekalian menderita, atau sehat, atau bersahaja (hemat), akan tetapi Allah SWT berfirman : "Agar kamu sekalian bertqwa". Dengan demikian, Allah menjadikanpuasa sebagai ujian rahani (spiritual) dan moral, dan sebagai media untuk mencapai sifat orang-orang bertaqwa.

Imam Al-Ghazali (Hujjatul Islam), tekah menyinggung hikmah puasa dalam kitabnya, Ihya' 'Ulum Ad-Din. Beliau berkata : "Tujuan puasa adalah berakhlak dengan akhlak Allah, dan meneladani perilaku malaikat dalam hal menahan diri dari hawa nafsu, seseungguhnya mereka (malaikat) bersaih dari hawa nafsu. Manusia adalah makhluk yang memiliki kedudukan (derajat) diatas binatang, karena dengan cahaya pikirannya ia mampu mengalahkan hawa nafsunya, dan dibawah derajat malaikat karena manusia diliputi oleh hawa nafsu. Dan diuji dengan melakukan mujahadah terhada hawa nafsu. Jika ia terbuai oleh hawa nafsu, ia jatuh kedalam derajat yang paling rendah, masuk dalam perilaku binatang. Dan jika ia dapat menundukan (mengekang) hawa nafsunya, ia naik kederajat yang paling tinggi dan masuk dalam tingkatan malaikat.

Ibnu Al-Qayyim manambahkan hikmah puasa ini dengan menjelaskan secara terperinci : "Tujuan puasa adalah mengekakng diri dari hawa nafsu dan menundukannya, mendapatkan kesengangan dan kenikmatan hakiki serta kehidupan yang suci dan abadi, turut merasakan lapar dan dahaga yang teramat sangat agar peka terhadap rasa lapar kaum fakir miskin, mempersempit jalan setan dengan mempersempit jalur makan dan minum, mengontrol kekuatan tubuh yang begitu liar karena pengaruh tabiat, sehingga membahayakan kehidupan dunia dan akhirat, menenangkan masing-masig organ dan setiap kekuatan dari keliarannya, dan menali kendalinya. Sebab puasa merupakan tali kendali  dan perisai bagi orang-orang yang bertaqwa serta latihan diri bagi orang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah SWT.



Keywords:
Hikmah Puasa, Fadhilah puasa, Puasa bulan ramadhan, keutamaan puasa, puasa bulan ramadhan, keuntungan puasa dibulan ramadhan, keuntungan puasa. Bulan suci Ramadhan. Puasa. Fadhilah, Keutamaan.

Sabtu, 15 Juni 2013

Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa

Hal-hal yang disunnahkan dalam puasa

Berikut adalah hal yang di sunnahkan bagi orang yang berpuasa :

  1. Menyegerakan berbuka, ketika matahari sudah jelas-jelas terbenam dan menjelang shalat, maka disunnahkan untuk segera berbuka. Merujuk pada sabda Nabi : "Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan diri berbuka puasa" (Muttafaq 'alaih). Annas r.a juga menuturkan : "Nabi SAW tidak pernah shalat maghrib sebelum berbuka puasa, meskipun hanya dengan seteguk air" (HR Tirmidzi).
  2. Berbuka dengan buah kurma. Disunnahkan juga berbuka dengan jumlah yang ganjil : tiga, lima atau tujuh, merujuk pada penuturan Annas bin Malik : "Rasulullah selalu berbuka puasa dengan menu kurma-kurma matang (ruthab) sebelum shalat. Jika tidak ada maka dengan beberapa buah kurma kering (tamar). Dan jika tidak ada juga, beliau berbuka dengan beberapa teguk air." (HR Ad-Daruquthni). Menurut data medis, zat gula dan air merupakan asupan pertama yang dibutuhkan tubuh orang puasa setelah berpuasa selama beberapa waktu.  Sebab kekurangan gula dalam tubuh dapat menyebabkan kesempitan tenggorokan dan kekacauan fungsi syaraf, sementara kekurangan air dalam tubuh dapat menyebabkan kelemahan tubuh dan penurunan daya tahanya, sehingga tiddak mampu  menjalankan fungsi-fungsinya secara maksimal.
  3. Berdoa ketika hendak berbuka.  tidak ada dalil yang pasti dan shahih tentang doa berbuka puasa. Sebagian ada yang membid'ahkan doa yang biasanya kerap dibaca. Namun untuk lebih mudahnya, hendak kita berdoa dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim"
  4. Mengakhirkan makan sahur. Sahur adalah sebagian dari sunnah puasa karena didalamnya terdapat barokah seperti yang Rasulullah terangkan dalam sabdanya : "Sahurlah, kerena sesunggunya di dalam sahur itu terdapat barokah". Waktu sahur dimulai dari awal sepertiga malam terakhir, dan semakin mundur semakin baik (afdhal), selama tidak ragu-ragu akan tibanya fajar. Nabi bersabda : "Sesungguhnya sebaik-baik hal yang membedakan antara puasa kita dan puasa ahlulkitab adalah makan sahur." (Muslim, At-Tirmidzi, Abu Daud dan An-Nasai)
  5. Meninggalkan pembicaraan terburuk dan tercela. Jika sampai mengakibatkan dosa, maka hukumnya sudah haram dan wajib ditinggalkan, misalnya Ghibah (menggunjing), namimah (mengadu domba), bohong dan hal-hal yang di haramkan lainya. Hal ini didasarkan atas dalil Nabi "Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya (selama berpuasa), maka Allah tidak membutuhkan (jerih payahnya berpuasa) meninggalkan makanan dan minuman." (HR Al-Bukhari dan Abu Daud).


Info terbaru => Tempat hosting termurah terbaik di Indonesia. http://kunciketaqwaan.blogspot.com/2013/06/anekahosting.com-web-hosting-murah-terbaik-di-indonesia.html


Keywords:
sunnah dalam puasa ramadhan, yang disunnahkan ketika berpuasa, apa yang disunnahkan ketika puasa, sunnah-sunnah puasa ramadhan, puasa dibulan ramadhan, sunnah yang dilakukan ketika berpuasa. Sunnah puasa.

Senin, 10 Juni 2013

anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia

anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia
Jika anda mencari web hosting yang paling berkualitas tetapi dengan harga yang sangat terjangkau, anekahosting.com lah tempatnya. Tempat Hosting Murah ini memberikan pelayanan yang super friendly dan berkualitas. Pelayanan dijamin 24 jam nonstop, sehingga para pelanggan bisa langsung mendapatkan pelayanan jika terjadi kesulitan.

Anda tidak perlu meragukannya lagi, karena perusahaan yang telah berdiri sejak 2006 ini sudah sangat prosesional dalam menangani web hosting.   

<< web hosting murah terbaik di Indonesia >>

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia

Fitur anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia

Masih kurang puas dengan kelebihan yang oleh anekahosting.com diberikan diatas?
anekahosting.com masih memiliki banyak fitur lagi,
diantaranya adalah :

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia PHP dan MySQL terbaru
anekahosting.com menggunakan PHP dan MySQL versi terbaru. Hal ini memicu pada optimalisasi website anda.

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesiaAktivasi Cepat dan Mudah
 Anda akan merasakan cepatnya proses di anekahosting.com dari awal anda mendaftar. Proses aktivasi cepat dan website anda bisa langsung aktif. Bukan hanya itu, paymen nya pun sangat mudah dan Real Time.

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia
CPanel Based
CPanel dikenal memiliki banyak Kemudahan, keamanan yang baik, kompatibilitas, dan kehandalan. Hal inilah yang memicu CPanel digunakan sebagai web based hosting management tools di anekahosting.com
anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia

Siap 24X7
anekahosting.com memberikan pelayanan selama 24x7. Tim ahli anekahosting.com siap membantu anda jika terjadi kesulitan.


Dan masih banyak lagi fitur-fitur heboh dan menarik yang ditawarkan anekahosting.com. Ada iPhone & BlackBerry Support, Uptime Guarantee 99%,  kemudian juga Dilengkapi dengan Fantastico, dan masih banyak lagi.
Bagi anda yang tertarik, langsung saja mengunjungi situsnya di anekahosting.com.

anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia

Pilihan paket anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia

anekahosting.com, sebagai penyedia layanan Hosting Murah menyediakan berbagai macam pilihan paket dengan harga yang berbeda. Silahkan memilih sesuai kebutuhan anda.

Paket Bronze, Harga Rp 15.000/bulan
  • Kapasitas 250 MB
  • Bandwidth 20 GB
  • 5 Email Address
  • 1 Database
  • 1 FTP Account

Paket Silver, Harga Rp 35.000/bulan
  • Kapasitas 1 GB
  • Bandwidth 75 GB
  • Unlimited Email Address
  • 5 Database
  • 5 FTP Account


Paket Gold, Harga Rp 75.000/bulan
  • Kapasitas 3 GB
  • Bandwidth 100 GB
  • Unlimited Email Address
  • 20 Database
  • 10 FTP Account

Paket Platinum, Harga Rp 125.000/bulan
  • Kapasitas 5 GB
  • Bandwidth 150 GB
  • Unlimited Email Address
  • Unlimited Database
  • Unlimited FTP
 


Web Hosting anekahosting.com juga mengadakan kontes SEO. Informasi seputer Kontes Seo anekahosting.com dapat anda baca di http://kontesseo.anekahosting.com, dan mengakan Hadiah JUTAAN rupiah. Kontes SEO anekahosting.com dimulai dari tanggal 7 April dan berakhir pada tanggal 7 Agustus 2013, segera daftarkan diri anda karena hadiah jutaan rupian menanti anda.
Gampak kok, anda tinggal menulis blog dengan judul  " anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia ".
anekahosting.com web hosting murah terbaik di indonesia




anekahosting.com 
Gading Batavia LC8/20-21 Kelapa Gading
Jakarta Utara - 14240, Indonesia
Telepon : 021 - 45854322
http://www.anekahosting.com
info@anekahosting.com


TERIMA KASIH KARENA ANDA TELAH MEMBACA anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia

anekahosting.com web hosting murah terbaik di Indonesia


Jumat, 03 Mei 2013

DOWNLOAD KUMPULAN CERAMAH ZAENUDDIN MZ

Download Ceramah Gratis

Assalamu'alaikum... Buat yang ingin mendengarkan siraman rohani, atau ingin menambah wawasannya tentang islam, bisa download kumpulan ceramah Zaenuddin MZ di bawah ini. Zaenuddin  MZ dikenal sebai kyai sejuta ummat, hal itu memang dikarenakan ceramah yang diberikan oleh beliau sangatlah bisa menyentuh hati dan mampu menambah iman kita. Aamiin.


Kumpulan Ceramah Zaenuddin MZ 
Klik judul dibawah ini Untuk mendownload :
1. 10 Golongan teman Syaitan
2. Pahala dan dosa 1
3. Pahala dan dosa 2
4. Sikap kita terhadap AlQur'an 1
5. Sikap kita terhadap AlQur'an 2
6. AlQur'an Imam kita 


Jika anda mencari WEB HOSTING berkualitas dengan harga yang sangat murah, silahkan KLIK DISINI.
Keywords:
Download kumpulan ceramah Zaenuddin MZ, Download Zaenuddin MZ, Ceramah Zaenuddin MZ, Zaenuddin MZ, Download Ceramah zaenuddin MZ, download gratis ceramah zaenuddin MZ, kumpulan ceramah zaenuddin MZ

Senin, 29 April 2013

Hukum Bekerjasama Dengan Orang Non Muslim Atau Orang Asing

Bagaimana pandangan islam terhadap orang yang bekerjasama dengan pihak asing untuk tujuan melawan kepentingan islam?

     Umat yang beriman harus saling membantu, dengan syarat bahwa kerjasama ini berdasarkan kepentingan yang sehat dan jauh dari campuran tangan asing.
    
     Pedoman kita, dalam hal ini adalah firman-Nya: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam berbuat kebajikan dan taqwa, dan janganlah tolong-menolong dalam perbuatan dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksanya."(QS al-Maidah:2). Ayat tersebut tidak menuntuk kerjasama secara mutlak, tetapi ia mengikat kerjasama yang berdasarkan kebaikan dan ketakwaan. Al-Birr berarti memperluas (memperbanyak) perbuatan baik, sedangkan at-taqwa berarti menghindari hal-hal yang membahayakan manusia, baik dalam agama maupun dunianya.

     Kerja sama yang digerakan oleh musuh asing yang bertujuan untuk memecah belah tidak dianggap sebagai kerja sama dalam bidang kebaikan dan ketaqwaan. Oleh karena itu, ayat tersebut melarang kerja sama dalam kemaksiatan dan kerja sama dalam permusuhan. Yang dimaksud permusuhan adalah melanggar batas-batas syariat dan keluar dari keadilan.

     Mendukung orang-orang asing (musuh-musuh kaum muslimin) adalah termasuk dosa besar. Dan termasuk permusuhan adalah membantu orang-orang kafir untuk menentang kepentingan kaum muslimin. Oleh karena itu, Allah memperingatkan dan mengancam orang-orang yang keluar dari jalan Tuhannya. Ayat tersebut menetapkan bahwa Allah mempunyai siksaan yang dahsyat bagi orang yang bekerja sama dalam kemaksiatan dan permusuhan.

     Allah SWT telah menetapkan bidang kerjasama yang sehat bagi kita. Dia mengingatkan kita agar kerja sama ini bersih dan jauh dari campur tangan imperialis atau pengaruh asing. Allah SWT berfirman: "Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain." (QS at-Taubah: 71) Jika terdapat kerja sama diantara mereka, maka harus benar-benar menguntungkan kedua belah pihak, dan hendaklah tidak disertai dengan tujuan dan ambisi-ambisi tertentu. Hendaklah kerjasama itu benar-benar mencapai ridha Allah, agama dan bangsa. Hendaklah kerja sama itu terjalin dengan orang-orang yang memperhatikan petunjuk Allah dalam tindakan mereka, yang mereka tidak berlaku sewenang-wenang dalam menghukum manusia dan tidak menginjak-injak hak mereka, tetapi mereka mempunyai tekad yang kuat untuk mendirikan keadilan, persaudaraan, dan musyawarah. Mereka adalah orang-orang yang tidak menjadikan kekuasaan sebagai alat untuk memeras, tetapi sebagai kewajiban dan tugas yang harus dilaksanakan dengan baik. Mereka tidak mengikat diri mereka dengan belenggu imperialis, tetapi mereka membebaskan diri mereka dana negeri mereka dari kelaliman dan kebohongan. Mereka berhasil mewujudkan kebebasan dan kemuliaan bagi diri mereka dan saudara-saudara mereka. Allah berfirman: "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-oramg yang beriman." (QS Ali Imran: 139) dan Dia juga berfirman: "Kemuliaan itu hanyalah bagi Allah, bagi Rasul-Nya, dan bagi orang-orang mukmin, tetapi orang-orang munafik tidak mengetahui." (QS alMunafiqun: 8) Rasulullah pun bersabda: "Kaum muslimin darah mereka sama. Mereka harus tolong menolong di antara mereka.

     Jadi islam sama sekali tidak menghargai orang-orang yang sok berjuang atas namanya atau atas nama pengikutnya, namun pada saat yang sama mereka berbuat aniaya kepada kaum muslimin dan mencuri harta mereka serta menginjak-injak hak mereka. Mereka menjadikan umat becerai berai. Sekelompok kecil darinya merasakan berbagai kenikmatan, sedangkan kelompok besar darinya hidup dalam kefakiran, kekurangan, kebodohan dan peyakit.


info terbaru : anekahosting.com, jasa web hosting berkualitas dengan harga terjangkau. klik DISINI untuk informasinya.


keywords:
Hukum bekerja sama dengan orang kafir, bekerja kepada orang kafir, kerja dengan orang non Muslim, hukum kerja sama dengan orang selain islam, kerjasama dengan orang kafir

Jumat, 05 April 2013

Shalat Qadha

Apakah seorang muslim diperbolehkan meng-Qodho' (mengganti) shalat yang ditinggalkannya?



      Shalat merupakan kewajiban islami bagi setiap Muslim yang mukallaf, dan alQuran mengatakan , "Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" (QS an-Nisa : 103) yang suatu kewajiban yang dibebankan kepada setiap mukkalf, yang ditentukan waktunya, dalam alQuran juga dikatakan, "Peliharalah shalat," (QS alBaqarah : 238)

     jika seorang muslim meninggalkan satu shalat fardhu atau lebih, maka ia harus menggantinya (meng-Qodo'nya) secara tertib, jika shalat itu tidak lebih dari lima shalat. Apabila lebih dari itu maka tidak diharuskan dikerjakan secara tertib. Jika seorang mengetahui jumlah raka'at yang ditinggalkannya, maka ia harus meng-Qodo'nya secara penuh, namun jika ia telah lupa berapa jumlah raka'at yang telah ia tinggalkan, maka ia harus meng-Qodo'nya sampai timbul rasa mantap (yakin) dalam hatinya bahwa ia telah meng-qodo shalat yang telah ia tinggalkan. Ia harus mengecek hal itu semampunya jika ia tidak dapat mengetahui secara tepat berapa banyak shalat yang telah ia tinggalkan.

     Dengan demikian, maka ia tidak akan terkena hukuman meninggalkan shalat, namun ia tetap terkena dosa mengakhirkan shalat dari waktunya. Dan ia dapat menghindari dosa ini dengan bertobaat dan meminta ampun kepada Allah yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

     Bisa saja seorang yang meninggalkan shalat dalam waktu yang lama, enam bulan misalnya, mulai meng-Qodho shalat yang ditinggalkannya itu dengan cara ia membarengkannya dengan shalat fardhu. Misalnya ia melakukan shalat subuh yang ditinggalkannya bersama shalat subuh yang harus ia lakukan saat ini. Atau ia melakukan shalat Zuhur bersama shalat zuhur yang wajib dikerjakannya saat itu. Dan ia juga boleh mengerjakan shalat-shalat qodho'nya pada saat biasa melaksanakan shalat-shalat sunnah yang menyertaai shalat fardhu, setelah sempurna shalat qodho'nya, maaka ia kembali mengerjakan shalat-shalat sunnah.


Informasi : Ingin membuat website. DISINI tempatnya....


keywords:
mengqhodo shalat, mengganti shalat yang ditinggalkan, shalat Qhodo', jika meninggalkan shalat, mengganti (meng-Qodho) shalat, bolehkan mengganti shalat yang ditinggalkan, bagaimana meng qodho' atau mengganti shalat, mengganti shalat, mengQODHO shalat.

Rabu, 27 Maret 2013

Hukum Membaca Ta'awudz Dalam Shalat

Disunnahkan membaca ta'awudz (اعوذ بالله من الشيطان الرجيم ) dalam shalat sebelum membaca surat Al-Fatihah, merujuk pada firman Allah : "Apabila kamu membaca Al-Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk". (QS An-Nahl (16) : 98).

Hal ini berlaku pada shalat sunnah maupun shalat fardu. Ini merupakan pendapat mayoritas ulama, berbeda halnya dengan kalangan ulama madzhab Maliki yang mengatakan bahwa membaca ta'awudz hukumnya boleh dalam sunnah dan makruh dalam shalat fardhu. Mereka berargumentasi dengan dalih penuturan Anas bin Malik : "Aku pernah shalat dibelakang Nabi, Abu Bakar, Umar, dan Utsman. Mereka semua mengawali bacaan AlQuran dalam shalat dengan AlHamdulillahi Rabbil 'Alamiin." (Muttafaq 'alaih).


>>ingin membuat website bagus dan murah?? klik DISINI

Keywords:
Membaca Ta'awudz dalam shalat, bolehkah membaca ta'awudz dalam shalat, MEMBACA TA'AWUDZ SEBELUM ALFATIHAH DALAM SHALAT, ta'awudz ketika shalat, hukum bacaan ta'awudz ketika shalat, Ta'awudz, Alfatihah, bagaimana hukum ta'awudz dalam shalat, bolehkan membaca ta'awudz sebelum alfatihah dalam shalat fardhu, membaca ta'awudz saat shalat sunnah.