Sabtu, 10 November 2012

Makruh Meniup Minuman

عَن اَبِي سَعِيدٍ الخٌدْرِيِّ رَضِيَ اللَّهٌ عَنْهُ اَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ النَّفْخِ فِى الشَّرَابِ,  فَقَالَ رَجُلٌ : القَذَاةُ اَرَاهَا فِى الإِنَاءِ؟ فَقَالَ : << اَهْرِقْهَا >> قَالَ : اِنِّى لاَاَرْوَى مِنْ نَفَسٍ وَاحِدٍ؟ قَالَ : فَاَبِنِ القَدَحَ اذًا عَنْ فِيْكَ
رواه الترميذي وقال: حديث حسن صحيح-

Dari Abu Sa'id Al Kudri r.a, bahwa Nabi SAW melarang meniup minuman, seorang sahabat berkata: "Ya Rasulullah, sedangkan saya melihat kotoran di bejana?", ia bersabda: "Tumpahkan", kemudia ia berkata: "Sesungguhnya aku tidak merasa lepas dahaga kecuali minum dengan satu nafas?", ia bersabda: "Kalau begitu jauhkan kendi dari mulutmu". (HR Tirmidzi, ia berkata: "Derajat hadis ini hasan sahih".

0 komentar:

Posting Komentar